Viral Video Oknum TNI Aniaya Tetangganya, Berawal dari Pertanyaan soal Harga Narkoba

Video seorang oknum anggota TNI AD menganiayaan tetangganya sendiri, viral di media sosial. Unggahan memperlihatkan suasa di sebuah ruas jalan perumahan warga. Saat itu ada seorang pria berkaus kuning dan seorang lagi keluar dari dalam mobil.

Entah apa yang terjadi, keduanya langsung terlibat cekcok. Bahkan terjadi kontak fisik antara keduanya. Hingga Sabtu (21/8/2021), video sudah ditonton lebih dari 180 ribu kali dan menuai komentar beragam dari warganet.

Read More

Belakangan diketahui video kekerasan itu terjadi di daerah Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pelakunya adalah seorang oknum anggota TNI AD berinisial Sertu SP. Sedangkan korbannya bernama Indra Hatta alias Tatang Ojos (31).

Keduanya merupakan tetangga. Indra mengaku dianiaya berawal saat Sertu SP hendak melajukan mobilnya di Jalan Balai Rakyat pada Rabu (18/8/2021) sore. Namun, laju mobil anggota Babinsa Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, itu terhalang sejumlah motor pegawai produksi madu tempat Indra bekerja.

"Memang jalannya sempit. Jadi, kalau ada mobil masuk enggak muat," ungkap Indra, dikutip dari . Menurut dia, biasanya orang yang terhalang motor tinggal klakson saja karena nanti ada orang yang memindahkan motor. "Waktu itu memang dia klakson," sambung Indra.

Namun, saat Indra hendak memindahkan satu sepeda motor dari jalan. Tapi, Sertu SP membuka kaca mobil lalu bertanya harga narkoba kepada Indra. Pertanyaan Sertu SP tersebut menyusul beberapa waktu lalu Indra sempat jadi korban salah tangkap dalam kasus penyalahguna narkoba jenis sabu.

Polisi menangkap Indra tanpa barang bukti. Indra pun bebas dan tidak menjadi tersangka. Indra mengaku tersinggung dengan pertanyaan Sertu SP kepadanya.

Sehingga Indra yang jarak rumahnya dengan Sertu SP hanya sekitar 200 meter, lalu balik bertanya. "Dia (Sertu SP) tanya harga narkoba ke saya sampai empat kali, saya bilang enggak tahu," ucap Indra. "Saya kesal akhirnya saya tanya, bapak waktu itu yang laporin saya? Tapi dia marah dan langsung mukul," beber Indra.

Kemudian terjadian aksi sebagaimana yang ada di dalam video. TNI AD membenarkan oknum anggotanyamelakukan penganiayaan terhadap warga Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigadir Jenderal TNI Tatang Subarna mengatakan, oknum tersebut merupakan Sertu SP.

Ia merupakan Babinsa Koramil Palmerah, Jakarta Barat. "Sertu SP, Babinsa Koramil Palmerah yang melakukan pemukulan terhadap warga bernama Ojos kini sudah dalam proses pemeriksaan pihak Kodim 0503/Jakarta Barat," kata Tatang, dikutip dari . Menurut Tatang, kasus penganiayaan yang terekam CCTV satu rumah warga dan kini viral itu terjadi pada Senin (16/8/2021).

Saat itu, Sertu SP hendak membawa anaknya berobat menggunakan mobil. Saat keduanya berpapasan, Ojos disebut menuduh Sertu SP telah melaporkannya ke polisi atas kasus penyalahguna narkoba sehingga beberapa waktu lalu dia sempat diamankan polisi. "Tiba tiba menuduh Sertu SP telah melaporkan korban ke polisi. Mendapat tuduhan tanpa bukti, spontan Sertu SP mencekik dan menampar sebanyak satu kali di pipi korban," ujarnya.

Tatang menuturkan, Ojos merupakan seorang residivis kasus penyalahguna narkoba yang pernah menjalani masa hukuman selama 5 tahun di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Pada bulan Juli 2021, Ojos kembali ditangkap polisi atas kasus penyalahguna narkoba. Menurutnya kasus penganiayaan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun, Sertu SP dipastikan tetap menjalani proses hukum militer terkait tindakan penganiayaan dilakukan. "Selanjutnya Sertu SP akan diserahkan ke pihak Denpom (Detasemen Polisi Militer) Jaya 2 Cijantung (sesuai TKP) untuk menjalani proses penyidikan selanjutnya," tuturnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.