Dinas Teknis Harus Siapkan Lelang Lebih Awal

oleh -

SEMARANG, Jagaberita.com – DPRD Kota Semarang merekomendasikan dinas-dinas teknis di Pemerintah Kota Semarang untuk menyiapkan lelang proyek lebih awal. Hal itu untuk mengantisipasi molornya pekerjaan pembangunan di tahun 2021.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono mengatakan, pada tahun 2021 nanti akan ada banyak proyek pembangunan yang nilainya cukup besar, serta membutuhkan waktu pekerjaan yang panjang.

Pembangunan infrastruktur pada 2020 memang mengalami penundaan, mengingat anggaran digunakan untuk refocusing penanganan Covid-19. Namun pada 2021 mendatang dinas-dinas teknis antara lain Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), dan Dinas Penataan Ruang (Distaru) akan mengerjakan proyek infrastruktur yang sempat tertunda.

Dia mewanti-wanti tiga dinas teknis tersebut untuk melakukan persiapan lebih awal, terutama Distaru. Pasalnya, DPRD Kota Semarang sendiri juga telah melakukan pembahasan anggaran lebih awal dari pada tahun sebelumnya.

“Khusus Distaru banyak kegiatan yang belum terlaksana. Pada 2021 sudah direncanakan kembali dengan harapan jadi prioritas pembangunan,” ungkap Suharsono, Senin (12/10/2020).

Dia menyebutkan, beberapa rencana pembangunan Distaru yang tertunda yaitu pembangunan Gedung Ki Narto Sabdo TBRS, pembangunan kandang sapi di Jatibarang, sentra PKL dan UMKM, dan RSUD tipe D Mijen.

Dia melanjutkan, nilai anggaran kegiatan Distaru cukup besar. Mayoritas pekerjaan merupakan pembangunan gedung. Tentu, itu membutuhkan waktu cukup lama, setidaknya 160 hari kerja. Dia mendorong Distaru dapat melakukan lelang proyek lebih awal.

‘’Kami berharap, pengunguman lelang dapat dilakukan pada Desember, setelah dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) ditandatangani. Kemudian proyek bisa segera dilakukan awal tahun 2021,’’ ujarnya.

Sementara, Plt Kepala Distaru Kota Semarang, Irwansyah mengatakan, pihaknya akan melanjutkan pembangunan-pembangunan infrasktruktur yang sempat tertunda. Proyek yang akan dikerjakan pertama yakni pembangunan gedung Ki Narto Sabdo. ‘’Kami akan melakukam review master plan. Awal tahun diharapkan sudah siap digarap,’’ katanya.(arf)