Penggunaan Feeder Trans Semarang Semakin Diminati Masyarakat

Transportasi Umum Feeder, BRT Trans Semarang. (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Plt Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang, Hendrix Setyawan mengatakan, keberadaan angkutan feeder Trans Semarang, saat ini mulai diminati masyarakat.

Menurutnya, dari total tiga feeder yang ada, dalam sebulan sedikitnya ada 22 ribu masyarakat yang menggunakan layanan pengumpan Bus Trans Semarang.

“Feeder ini utamanya untuk menyasar waliyah yang tidak dapat dijangkau bus besar. Dan saat ini keberadaan feeder mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya, kemarin.

BACA JUGA  215 Karyawan Baru BRT Trans Semarang Ikuti Pembekalan

Lebih lanjut, Hendrix mengungkapkan, feeder 1 melayani rute Ngaliyan-PRPP, kemudian feeder 2 melayani rute Bangetayu-Kaligawe dan feeder 4 melayani rute BSB, Terminal Gunungpati – Unnes, dengan jumlah total penumpang yang menggunakan feeder sekitar 22 ribu penumpang.

“Kontribusi feeder paling besar yakni feeder 4, sekitar 9 ribu penumpang dalam sebulan. Sementara feeder 1 dan 2 sebulan mengangkut 13 ribu penumpang,” tandasnya.

Menurutnya, banyak anggapan bahwa keberadaan feeder Trans Semarang tidak diminati masyarakat adalah tidak benar.

“22 ribu penumpang feeder setiap bulannya membuktikan bahwa angkutan itu sangat dibutuhkan masyarakat. Apalagi sebelumnya pembuatan dan pengoperasian feeder telah melewati kajian. Feeder sendiri menggunakan armada Elf Long Chasis, yang bisa melintasi perumahan ataupun perkampungan dengan kondisi jalan yabg sempitm,” jelasnya.

BACA JUGA  Jalur Khusus BRT Trans Semarang dalam Tahap Studi Kelayakan

Setiap rute feeder, lanjut Hendrix terintegrasi dengan armada bus Trans Semarang, misalnya feeder 1 yang integrasi dengan koridor 1. Juga feeder 4 yang terintegrasi dengan koridor 4,6 dan 8.

“Feeder ini sebagai kendaraan penghubung dengan beberapa koridor. Feeder yang ada di daerah pinggiran ini, harapannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambahnya. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *