Hendi Larang Lomba Agustusan dan Sanksi Warga Tak Bermasker

Walikota Semarang Hendrar Prihadi saati meresmikan Kampung Siaga Candi Hebat, Kamis (6/8/2020).(doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melarang segala bentuk perlombaan dalam rangka peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus yang ke-75 tahun ini. Wali kota yang biasa disapa Hendi ini menyarankan warga masyarakat menggelar syukuran (tirakatan) di malam hari.

“Karena situasi pandemi sekarang ini, untuk lomba-lomba tidak diperbolehkan. Peringatan kemerdekaan 17 Agustus kita arahkan ke kegiatan tirakatan dilingkungan RT masing-masing warga,” katanya saat peresmian Kampung Siaga Candi Hebat, Kamis (6/8/2020).

BACA JUGA  Pilus, Ketua DPRD Kota Semarang Periode 2019-2024

Lebih jauh, orang nomor satu di Kota Semarang tersebut mengatakan, alasan kenapa kegiatan lomba agustusan dilarang lantaran untuk mengurangi resiko penyebaran Covid-19. Karena, penyelenggaraan lomba berpotensi mengumpulkan massa untuk berkerumun.

“Untuk upacara benderanya sendiri saat hari H tetap dilaksanakan, namun dengan personel terbatas dan menerapkan protokol kesehatan. Upacaranya diadakan di Balai Kota Semarang hanya dengan beberapa orang saja, terbatas tidak banyak-banyak,” katanya.

Tak hanya itu saja, dalam kesempatan tersebut Hendi juga menyampaikan, dalam waktu dekat ini Pemkot Semarang akan menerapkan kebijakan pemberian saksi denda bagi warga masyarakat yang tidak mengenakan masker.

BACA JUGA  Walikota Semarang Instruksikan ASN Tidak Mudik Lebaran

“Dalam beberapa hari ke depan akan ada perubahan tentang kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Salah satunya penerapan aturan pemberian saksi denda bagi yang tidak pakai masker,” katanya.

Hendi menjelaskan, terkait aturan saksi denda tersebut dari pemkot sendiri sudah dibahas bersama-sama, termasuk bagian hukum. Walau masih belum ada rinciannya, kemungkinan dalam waktu dekat Perwal terkait sanksi tersebut akan segera resmi keluar.

“Biar Masyarakat semakin disiplin,” tegasnya.(JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *