Masuk Kelompok Rentang Covid-19, Lansi Perlu Perhatian Khusus

Walikota Semarang Hendrar Prihadi berbagi Paket Makanan Tambahan bagi warga lanjut usia di RW 5, Kelurahan Wonodri Sendang.(doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Perhatian kepada para lansia di tengah pandemi Covid-19 diberikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Salah satunya melalui kegiatan berbagi Paket Makanan Tambahan bagi warga lanjut usia di RW 5, Kelurahan Wonodri Sendang.

Adapun Paket Makanan Tambahan yang dibagikan berisi vitamin, buah, jamu, susu, dan roti, untuk dapat menambah daya tubuh pada usia lanjut.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, perlu adanya perhatian khusus untuk para lansia. Hal ini mengingat, lansia termasuk dalam kelompok rentan tertular virus Covid-19.

BACA JUGA  Antisipasi Genangan, DPU Kota Semarang Perbaiki Saluran Drainase Bubakan

Ditekankannya, masuknya lansia dalam kelompok rentan, karena terjadinya penurunan kondisi tubuh akibat proses penuaan, mulai dari menurunnya produksi pigmen warna rambut, produksi hormon, kekenyalan kulit, massa otot, kepadatan tulang, kekuatan gigi, hingga fungsi organ-organ tubuh.

“Sistem imun sebagai pelindung tubuh pun tidak bekerja sekuat ketika masih muda. Inilah alasan mengapa para lansia rentan terserang berbagai penyakit, termasuk Covid-19 yang disebabkan oleh virus Corona ini,” terang Hendi.

Ditambah lagi menurut Hendi, tidak sedikit lansia yang memiliki penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, asma, atau kanker. Hal itu disampaikannya semakin meningkatkan resiko medis, bila lansia tertular virus COVID-19.

BACA JUGA  Dampak Covid-19, Potensi Penerimaan Pajak Pemkot Semarang Hilang Rp 1,2 Triliun

“Hal ini bisa meningkatkan risiko atau bahaya infeksi virus Corona. Komplikasi yang timbul akibat COVID-19 juga akan lebih parah bila penderitanya sudah memiliki penyakit-penyakit tersebut,” imbuh Hendi. 

Karenanya, Hendi mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh bagi para lansia. Ditambahkan dengan usaha untuk terus menjaga kebersihan diri dan protokol kesehatan.

“Jika memungkinkan upayakan jaga jarak dulu dengan yang masih usia produktif dan anak-anak, jika mereka masih banyak memiliki aktivitas di luar rumah,” pungkas Hendi.(JB/Af)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *