PT KAI Daop 4 Semarang Sediakan Fasilitas Rapid Test di Stasiun Tawang

Salah satu calon penumpang kereta api saat melakukan uji rapid test covid-19 di Stasiun Semarang Tawang. (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – PT KAI Daop 4 Semarang memberikan fasilitas Rapid Test murah bagi calon penumpang kereta api untuk mendapatkan surat keterangan uji tes PCR maupun rapid test Covid-19 dengan hasil non reaktif, sebagai salah satu syarat menggunakan moda transportasi kereta.

Fasilitas tersebut merupakan hasil kerjasama antara PT KAI (Persero) dan PT Rajawali Nusindo menyediakan fasilitas rapid test Covid-19 di Stasiun Semarang Tawang dengan harga Rp.85.000.

Terkait hal itu, Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 4 Semarang, Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso mengatakan, fasilitas rapid test murah tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh PT KAI untuk mempermudah calon penumpang mendapatkan surat keterangan uji tes rapid test.

“Jadi memang ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi penumpang yakni diharuskan dalam kondisi sehat suhu badan tidak lebih dari 37,3 oC, wajib menggunakan masker, dan dianjurkan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket. Selain itu, khusus penumpang jarak jauh akan disediakan fasilitas face shield di pintu masuk boarding stasiun dan wajib melampirkan surat keterangan uji tes rapid test,” katanya, Kamis (30/7/2020).

Lebih lanjut, Nurul Huda mengungkapkan, fasilitas ini mulai beroperasi pada Kamis (30/7) dengan jam pelayanan 07.00 s.d. 19.00 WIB dan penyediaan reagent rapid sebanyak 100 buah/hari. Kegiatan Rapid test Covid-19 ini meliputi pemeriksaan, pengujian dan rekomendasi kepada calon penumpang KA.

“Bagi pelanggan yang ingin menggunakan fasilitas ini cukup menunjukkan bukti kode booking tiket KA kepada petugas di lokasi. Selain itu, kepada penumpang yang akan melakukan Rapit Test pada hari H keberangkatan dihimbau berangkat lebih awal untuk mengantisipasi apabila terdapat antrian,” tandasnya.

Selama pelaksanaan, petugas di lokasi juga diwajibkan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19 yakni dengan mengenakan APD berupa face shield, baju hazmat, hands glove; penyediaan  hand sanitizer dan tempat sampah medis; serta melakukan disinfektan lokasi secara teratur.

“Kehadiran layanan ini diharapkan mobilitas masyarakat dapat meningkat, dengan tetap menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan,” tambahnya. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *