Pembelajaran Online Belum Efektif, Dewan Minta Ada Evaluasi

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo beserta anggota dewan lainnya saat menijau pelaksaan pembelajaran menggunakan sistem online, Senin (27/7/2020), (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo mengatakan, perlu adanya evaluasi terkait dengan system pembelajaran online yang diterapkan di Kota Semarang.

“Meski system pembelajaran secara daring yang dilakukan saat ini sudah sesuai dengan standar, namun masih banyak kendala yang ditemukan dilapangan sehingga proses belajar mengajar menurut kami belum efektif,” katanya, Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut Anang mengungkapkan, ada beberapa catatan yang harus di evaluasi. Salah satunya yakni, kesiapan guru untuk memberikan materi pembelajaran secara realtime dengan melalui system online.

“Standarnya itu kita ingin pembelajaran jarak jauh bagi siswa harus terjadwal. Jadi guru harus siap di depan gawai entah laptop atau smartphone untuk memberikan pelajaran secara realtime kepada siswa dan ini nampaknya belum 100 persen dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini masih ada guru yang belum menerapkan pembelajaran secara realtime. Misalnya, membuat rekaman materi berupa video untuk kemudian di sebarkan ke siswa untuk dipelajari.

“Memang ada guru yang melakukan pembelajaran sudah standard tapi belum bisa 100 persen dan ini harus dibenahi,” tandasnya.

Kemudian lanjut Anang, beberapa persoalan lain yakni masih adanya siswa yang tidak dapat mengakses pembelajaran secara daring karena terkendala kuota internet.

“Ada juga pemasalahan kendala di kuota internet. Solusinya, kami sudah memerikan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk memberikan bantuan kuota baik kepada guru maupun siswa melalui dana BOS. Dan dari Disdik tadi sudah menekankan itu bisa dibantu,” jelasnya.

Pelatihan Untuk Guru

Komisi D DPRD Kota Semarang juga memberikan masukan kepada Dinas Pendidikan Kota Semarang  untuk mengadakan pelatihan bagi guru untuk meng upgrade kemampuan terkait dengan pembelajaran secara online.

“Kami sudah minta Disdik untuk melakukan pelatihan atau Bintek bagi guru, tentang kemampuan guru melakukan pembelajaran jarak jauh dengan system online,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan pembelajaran berbasis online di masa pandemi ini dapat berjalan dengan efektif.

“Pembelajran atau bintek ini juga sekaligus dapat memberikan siswa yang tidak bisa atau kesulitan mengakses dengan segala kendala yang dihadapi,” tambahnya. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *