Dipangkas 48 Persen, KONI Kota Semarang Akan Sosialisasikan Perubahan Anggaran

Logo Koni Kota Semarang

SEMARANG, Jagaberita.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang akan mensosialisasikan perubahan anggaran pada cabang olahraga anggota. Hal itu akan dilakukan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Kota Semarang yang akan digelar dalam waktu dekat.

Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, anggaran KONI Kota Semarang harus dipangkas hingga 48 persen untuk penanganan wabah Covid-19 di Ibu Kota Jateng.

”Dengan pemangkasan ini, mau tidak mau harus menyesuaikan. Terutama bantuan dana hibah untuk cabang olahraga anggota KONI Semarang. Mereka (Cabang olahraga) harus membuat kembali proprosal menyesuaikan dengan anggaran yang baru. Ini yang akan kami sosialisasikan kepada mereka,” Kata Arnaz, Kamis (9/7).

Selain itu, dalam RAT nanti juga disampaikan evaluasi program kerja yang dilakukan pada 2019 lalu dan memaparkan program kerja 2020 serta menetapkan anggota baru cabang olahraga. Namun, sejauh ini belum ada cabang olahraga yang mengajukan sebagai anggota induk organisasi cabang olahraga tersebut.

Sekretaris Umum KONI Kota Semarang Tommy Soenyoto mengatakan, saat ini masih digodok kapan pelaksanaan RAT itu. Apakah nantinya berlangsung dalam jaringan (daring) atau tatap muka. Hal ini menunggu koordinasi dengan pengurus inti KONI Kota Semarang.

“Setelah ada kepastian tanggal akan segera disosialisasikan kepada cabang olahraga,” tandasnya.

Selain pemaparan anggaran, evaluasi dan program kerja, pihaknya juga sosialisasi tentang Program Semarang Emas (PSE). Program ini, jelas Tommy, merupakan persiapan untuk Porprov 2022 yang akan berlangsung di Pati Raya.

“PSE ini akan diisi atlet/pemain terbaik Kota Semarang untuk mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah melalui KONI,” ungkapnya.

”Saat ini sudah terjaring 310 atlet/pemain dari 51 cabang olahraga. Mereka hasil seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Atlet kota ini di pelatda Jateng yang dipersiapkan untuk PON XX otomatis masuk dalam PSE ini. Ini salah satu bentuk perhatian KONI Kota Semarang untuk atlet,” tambah Tommy. (JB/Af)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *