UTBK Undip dan Unnes Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Salah satu peserta UTBK Unnes melalui proses pengecekan suhu tubuh sebelum mengikuti ujian. (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) hari kedua di dua universitas besar di Kota Semarang, yakni Unnes dan Undip berjalan lancar. Dimana sebelumnya Lembaga Test Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), menghimbau agar peserta melampirkan surat kesehatan ataupun hasil rapid test saat mengikuti ujian.

Sementara, pada pelaksanaan hari kedua tes UTBK, himbauan LTMPT tersebut tidak serta merta diterapkan karena dinilai memberatkan. Unnes dan Undip memilih melaksanakan protokol kesehatan ketat, salah satunya dengan pengukuran suhu peserta yang ikut UTBK. 

Kasubbag TU UPT Humas dan Media Undip, Utami Setyowati mengatakan, dalam pelaksanaan UTBK Undip mengambil kebijakan bahwa peserta tidak diwajibkan melampirkan hasil rapid test. Namun demikian pihaknya menerapkan perketat protokol kesehatan.

“Salah satunya wajib dilakukan cek suhu tubuh. Jika ketahui calon peserta memiliki suhu tubuh diatas 37,5 maka peserta akan dibawa ke ruang khusus untuk pemeriksaan lebih lanjut dan dapat dipersilahkan untuk mengikuti tes tahap berikutnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid Unnes, Yuni Wijayanti, menuturkan, UTBK  Unnes diselenggarakan atas rekomendasi dari Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dimana kampus menyarankan jika peserta tes membawa surat sehat namun tidak wajib.

“Kampus hanya menyarankan membawa surat sehat namun tidak wajib, hal itu sesuai intruksi dari Walikota Semarang. Kita juga lakukan pemeriksaan suhu,” katanya.

Kepala UPT Humas Unnes, Muhammad Burhanuddin mengatakan jika Unnes memang menghimbau jika peserta wajib membawa hasil rapid test ataupun surat keterangan sehat. Pada prinsipinya Unnes taat azaz dan sesuai petunjuk dari LTMPT Pusat.

“Minimal bawa keterangan sehat yang dicek saat sebelum pelaksanaan ujian. Kalaupun tidak membawa keduanya, kita lakukan pengecekan suhu, jika normal dipersilahkan ikut ujian, kalau tidak ataupun ada gejala tidak sehat dan suhu tinggi langsung ditangani satgas Covid-19 Unnes bekerjasama dengan RS Kariadi,” tambahnya. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *