Gratis! Warga Semarang Bisa Pinjam Mobil Dinas Walikota Untuk Pernikahan

Mobil dinas Wali Kota Semarang berjenis Toyota Camry dengan Plat nomor H 1 A yang dapat dimanfaatkan warga untuk kegiatan pernikahan. (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mempersilahkan warganya untuk menggunakan mobil dinasnya yakni Toyota Camry dengan plat nomor H 1 A untuk kegiatan pernikahan.

Tak hanya meminjamkan kendaraan berjenis sedan itu saja, Hendi menyebutkan pula akan menyiapkan pengemudi dan bahan bakar secara cuma – cuma, alias gratis.

“Sifatnya kami ingin berbagi kepada masyarakat, khususnya warga Kota Semarang apalagi disaat pandemi covid-19 ini. Kebetulan mobil H1A Toyota Camry ini jarang sekali digunakan, maka kami punya ide untuk dapat dimanfaatkan warga di kegiatan pernikahan,” kata Walikota, Minggu (5/7/2020).

Hendi menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin menggunakan mobil dinasnya untuk kegiatan pernikahan pada hari Sabtu dan Minggu, cukup mengirimkan surat permohonan kepada dirinya.

“Oh ya mekanismenya harus mengajukan, supaya transparan, misalnya dalam waktu yang ditentukan sudah ada yang ingin menggunakan juga belum. Semua masyarakat boleh pinjam, tapi kita prioritaskan untuk warga Semarang, lokasi pernikahannya di Semarang, gratis mobilnya, drivernya, BBMnya. Jadi nanti di lapangan tidak ada lagi yang harus diberi,” ungkapnya.

Menariknya lagi, bagi masyarakat yang nantinya memanfaatkan mobil dinas Hendi tersebut juga akan lengkap menggunakan plat nomor H 1 A, yang biasanya digunakan untuk kegiatan kedinasan Wali Kota Semarang.

Namun di sisi lain, Hendi juga berpesan bahwa kegiatan pernikahan yang dimaksudkannya harus sesuai dengan standart operasional prosedur kesehatan yang ditetapkan pada masa pandemi. Hal itu ditegaskannya tidak boleh dikesampingkan dalam melaksanakan kegiatan pernikahan, terkhusus di Kota Semarang.

“Intinya kita ingin berbagai kebahagiaan di tengah pandemi ini, jadi silahkan untuk masyarakat yang ingin memanfaatkan untuk melaksanakan akad atau kegiatan pernikahan, tapi tetap dengan ruang lingkup memperhatikan sop kesehatan tentu saja,” tambahnya. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *