Camat Candisari Pastikan Bantuan Pemkot Semarang di Wilayahnya Tepat Sasaran

Camat Candisari Moeljanto turun langsung bagikan bantuan sembako tahap 3 Pemkot Semarang ke warga RT 7 RW 4 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Senin (29/6/2020). (Arif Nugroho/JB)

SEMARANG, Jagaberita.com – Distribusi bantuan sosial tahap 3 Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang saat ini sedang berjalan. Setidaknya sebanyak 120 ribu paket saat ini sudah disalurkan Kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Semarang.

Sementara untuk memastikan penyaluran paket sembako tepat sasaran, Camat Candisari Moeljanto pun terjun langsung untuk memantau penyaluran.

“Untuk Kecamatan Candisari mendapatkan jatah sebanyak 7.847 paket sembako yang saat ini sedang dalam proses pendistribusian di masing-masing kelurahan,” kata Moeljanto saat memantau penyaluran bantuan sosial tahap 3 Pemerintah Kota Semarang di wilayah RT 7 RW 04 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Senin (29/6/2020).

Lebih lanjut Moel sapaan akrab Moeljanto mengungkapkan, bantuan sudah dilakukan sejak Minggu (28/6/2020). Dia memastikan, penerima bansos dari Pemkot Semarang di Kecamatan Candisasi sudah tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan dan terdampak Covid-19.

“Saya pikir yang diberikan Pemkot Semarang sudah tepat sararan memang betul-betul warga yang membutuhkan dan terdampak Covid-19,” tegasnya.

Camat Candisari Moeljanto turun langsung bagikan bantuan sembako tahap 3 Pemkot Semarang ke warga RT 7 RW 4 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Candisari, Senin (29/6/2020). (Arif Nugroho/JB)

Dia menyebutkan, dari sekitar 70 ribu KK yang ada di Kecamatan Candisari, 80 persennya mendapatkan bantuan dari berbagai sumber, yakni dari Pemerintah Kota Semarang, Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluraga Harapan (PKH) dari Kementrian Sosial, serta dari lumbung pangan mulai tingkatan kecamatan hingga tingkatan RT.

“Kalau warga miskin di Candisari paling 25 persen dari total KK. Tapi, penanganan Covid-19 ini bukan hanya warga miskin saja, tapi mereka yang terdampak. Sekitar 80 persen dari total KK di Candisari ini dapat bantuan,” jelasnya.

Sementara, lanjut Moel warga yang tidak mendapatkan bantuan dari manapun, pihaknya berupaya memberikan dari lumbung pangan.

“Hampir semua warga mendapatkan bantuan sosial. Hanya jenis dan sumber bantuannya yang berbeda,” imbuhnya. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *