Mualim & Rumah Putih Sugiono Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Penyaluran sembako Mualim & Rumah Putih Sugiono kepada warga terdampak covid-19.(doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Kepedulian kepada warga terdampak Covid-19 ditunjukkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim. Dirinya turut menyalurkan bantuan sembako yang dikhususkan kepada sejumlah warga yang tak masuk daftar penerima bantuan sosial.

Bantuan itu dikeluarkan dari dananya secara pribadi. Pihaknya menyediakan ratusan bantuan sembako, yang akan didistribusikan hingga Lebaran nanti. Targetnya, warga sekitar Kelurahan Kalipancur yang tak tercover bantuan dari pemerintah, tapi secara ekonomi sangat terdampak Covid-19.

”Kami turut prihatin karena ternyata masih ada sejumlah warga di Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan yang ternyata belum mendapatkan bantuan. Padahal mereka termasuk warga terdampak Covid-19. Mereka ternyata tak masuk dalam data penerima bantuan sosial, baik dari provinsi, kota, maupun pemerintah pusat,” ujar Mualim disela-sela kegiatan pemberian bantuan di Posko Relawan Rumah Putih Sugiono, Jalan Pasadena, Kamis (21/5).

Bersama para relawan tersebut, dirinya turun langsung berkeliling ke lapangan membagikan bantuan tersebut. Bantuan diberikan dari perusahaan Advan dan Evercoss.

”Kami memutuskan untuk menyediakan bantuan sembako secara mandiri. Setelah didata, bantuan kemudian dibagikan ke masyarakat sekitar Kalipancur yang membutuhkan. Kami kirimkan langsung ke rumah-rumah warga tersebut,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 1 RW 8 Jalan Candi Kencana II, Kalipancur, Muhsin mengatakan, banyak data penerima bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 yang menurutnya kurang tepat sasaran. Bahkan, beberapa warga di Kelurahan Kalipancur yang masuk dalam kategori mampu, tapi ternyata masuk data penerima. Padahal, ada warga yang seharusnya dapat malah tidak masuk data penerima.

”Ini dimungkinkan karena yang dipakai adalah data lama yang tidak diperbarui. Akibatnya, ada beberapa warga penerima yang kondisinya saat ini sudah tergolong mampu justru masih terdaftar menjadi penerima. Sementara yang seharusnya menerima bantuan karena terdampak Covid-19 dan merupakan warga tidak mampu, ternyata belum ada daftarnya,” ungkap dia.

Menurut Muhsin, selama ini belum ada pihak yang minta data warga tak mampu di RT-nya. Pihaknya pun kemudian menyampaikan permasalahan tersebut ke Relawan Merah Putih Sugiono. Selain itu, pihaknya juga menyerahkan data warga kurang mampu yang sangat membutuhkan bantuan di wilayahnya.

”Kami berterima kasih karena Pak Mualim beserta relawannya merespon positif dan segera mengirim bantuan. Diharapkan, bantuan ini bisa membantu warga kurang mampu terdampak Covid-19,” terang dia. (JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *