Dapur Umum Pemkot Semarang Tetap Berjalan Selama Pandemi

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak Covid-19. (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, dapur umum gugus tugas penanganan covid-19 Pemerintah Kota Semarang akan tetap berjalan seusai lebaran nanti.

Menurut Mbak Ita sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu, selama ramadan dapur umum gugus tugas sudah membagikan nasi bungkus kepada masyarakat setiap pekan. Selepas lebaran nanti, dapur umum ini rencananya akan tetap berjalan selama masih dalam pandemi covid-19.

“Hari ini terakhir selama bulan ramadan. Setelah Ramadan, kami tetap berencana membuka dapur umum karena masih banyak warga yang membutuhkan,” katanya Rabu, (20/5/2020).

Menurutnya, dapur umum setelah lebaran nanti akan lebih fleksibel. Jika selama bulan ramadan pembagian dilakukan menjelang buka puasa, setelah lenaran nanti bisa disesuaikan sesuai kebutuhan yang akan datang yakni bisa dilakukan menjelamg makan siang atau makan malam.

“Kami belum tahu situasi setelah lebaran seperti apa. Nunggu review dari Pak Wali seperti apa. Kemungkinan nanti kan bakal ada evaluasi terkait PKM. Nanti seperti apa tinggal mengikuti. Untuk tenaga dan peralatan dapur selalu siap. Kami ada mobil BPBD dan para relawan,” terang Ita.

Adapun distribusi nasi bungkus, lanjut Ita, pihaknya memberikan untuk masyarakat yang membutuhkan, para petugas di pos-pos pantau yang tidak sempat membeli makanan saat berjaga, dan para penyapu jalanan.

“Selama puasa ini kami sudah membagikan sekitar 3.500 bungkus. Hari pertama 500, selanjutnya seribuan hingga akhir puasa ini,” katanya.(JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *