Ajak Hidup Bersih, Satgas TMMD Kodim 0733 BS Semarang Edukasi Sanitasi

Sosialisasi Pola Hidup Bersih kepada Warga dan Anak-anak, Kodim 0733 BS Semarang. (Doc Kodim 0733BS Semarang)

SEMARANG, Jagaberita.com – Berada dalam lingkungan anak-anak yang rawan terjangkiti COVID-19, membuat Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-107 Kodim 0733 BS Semarang mengerahkan Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) dari Detasemen Kesehatan (Denkes) untuk mengedukasi cara hidup bersih dan menghindar dari penyebaran COVID-19 atau virus Corona.

Pada hari ke-16, Selasa (31/3/2020) lalu, pelaksanaan TMMD di wilayah Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Semarang, Tim Kesehatan pun mendatangi rumah-rumah yang terdapat anak-anak main di halaman depan rumah. Tim yang dipimpin Kopral kepala Fransisco Ari Amd Keb langsung mengedukasi anak-anak tentang sosial distancing dan perilaku hidup sehat dengan menjaga kebersihan badan dan lingkungan.

“Anak-anak yang semula bermain bergerombol, kami beri pengertian agar tetap menjaga jarak. Selain itu demi keamanan harus menggunakan masker dan rajin mencuci tangan setiap berada di luar ruangan. Kami juga sarankan agar mereka menggunakan hand sanitizer berbagan alkohol atau sabun untuk mencuci tangan,” ungkap Kopral Kepala Fransisco Ari.

Menurut Ari, ada banyak anak-anak yang tidak memanfaatkan liburan untuk pencegahan COVID-19 dengan istirahat dan berdiam di dalam rumah untuk memutus mata rantai penyebaran atau penularan.

“Mereka kami dapati banyak yang masih bermain di halaman rumah dan bergerombol dengan teman-temannya. Karena itu atas perintah Dandim 0733 BS Semarang, Satgas TMMD juga diminta kepeduliannya ikut mengarahkan dan mengamankan dari potensi kerawanan tertular COVID-19,” kata Fransisco Ari.

Terpisah, Dandim 0733 BS Semarang Kolonel Kav Zubaedi SSos MM membenarkan bahwa Satgas TMMD Reguler Ke-107 sedang membantu percepatan pembangunan sarana dan prasarana di wilayah Kelurahan Rowosari.

“Pada prinsipnya TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan kesulitan masyarakat. Sasaran pembangunan sarana dan prasarana sudah kami laksanakan meski dalam kondisi rawan dari penyebaran COVID-19. Oleh karena itu kami harus ekstra hati-hati dan memenuhi prosedur pengamanan kesehatan dari Dinas kesehatan,” katanya.  

Langkah ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Dengan pendekatan humanis, anak-anak yang semula senang main bergerombol di luar rumah, kini jadi lebih tertib.

“Kami sebagai prajurit memiliki tugas dan tanggung jawab melindungi segenap bangsa dari potensi ancaman, termasuk kini adalah wabah COVID-19. Karena itu prajurit kami yang di lokasi TMMD yang memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang kesehatan, juga kami perintahkan untuk membantu masyarakat mengatasi penyebaran COVID-19.  Setelah mengedukasi warga masyarakat kaum dewasa, kini mengenalkan dan mengajarkan pada anak-anak untuk pentingnya hidup bersih agar terhindar dari COVID-19,” tambahnya. (JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *