Mahasiswa Minta Rektor Unissula Diganti

Ketua BEM PT Unissula, Ardian Syahputra didampingi Ketua SEMA PT Unissula, Yahman Abdul Latif, menunjukan surat pernyataan sikap kepada wartawan, Kamis (26/3/2020). (Arif Nugroho/JB)

SEMARANG, Jagaberita.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi (BEM-PT) Universitas Sultan Agung (Unissula) meminta Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) untuk melakukan pergantian atau menunjuk Pelaksana Tugas Rektor.

Ketua BEM PT Unissula, Ardian Syahputra mengatakan, tuntutuan mahasiswa terkait penunjukan Pelaksana Tugas Rektor Unissula mengingat banyak persoalan maupun permasalahan yang tidak dapat diselesaikan okeh pihak universitas.

“Masih banyak masalah yang hingga saat ini belum bisa diselesaikan karena kondisi kesehatan Rektor Unissula Prabowo Setiyawan belum membaik sampai sekarang,” katanya, Kamis (26/3/2020).

Lebih lanjut, Ardian mengungkapkan, keresahan ini bermula ketika kalangan mahasiswa menyampaikan segala keresahan dan kebutuhan. Namun terhitung sejak bulan Agustus 2019 sampai dengan bulan Maret 2020, pengambil keputusan tertinggi Universitas Yakni Rektor belum juga memberikan solusi.

“Kami sudah ketemu melalui Jumpa Pimpinan tanggal 13 Maret 2020, namun hingga saat ini belum ada solusi,” tegasnya.

Mengenai permasalahan yang terjadi, ia menjelaskan, diantaranya soal transparansi dana kesehatan yang sampai saat ini belum dirasakan langsung oleh mahasiswa. Selain itu, kata dia, tentang sarana prasarana serta peraturan yang belum disosialisasikan secera menyeluruh kepada mahasiswa.

“Jadi soal transparansi dan sosialisasi yang minim. Hanya kalangan tertentu saja yang tahu soal itu,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya menyatakan sikap menuntut penunjukan Pelaksana Tugas Rektor agar nantinya lebih maksimal fungsi dan kinerjanya. Kemudian setelah itu, dilakukan mekanisme pergantian Rektor sesuai dengan peraturan yang berlaku di Unissula.

Jika tuntutan para mahasiswa tidak juga dipenuhi dan dilaksanakan oleh pihak universitas, Ardian Syahputra menegaskan, pihaknya akan terus mendesak agar permasalahan yang terjadi bisa diselesaikan.

“Seperti yang kami sampaikan dalam Jumpa Pimpinan. Kami akan terus berusaha mendesak sampai ada solusi. Meski saat ini kondisi sedang tidak membaik akibat wabah corona, namun kami berharap tetap ada solusi bagi para mahasiswa,” tambahnya. (JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *