Pemkot Semarang Bagikan Hand Sanitizer Gratis untuk Masyarakat

Cegah penyebaran Virus Corona, Pemkot Semarang membagikan Hand Sanitizer Gratis kepada Masyarakat. (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang membagikan Hand Sanitizer gratis kepada masyarakat. Hal tersebut sebagai upaya untuk meminimalisir dan mencegah penyebaran virus corona di Kota Semarang.

Terkait hal itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, upaya ini menjadi respon Pemerintah Kota Semarang atas keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan cairan antiseptik tersebut di pasaran.

“Pembagian cairan antiseptik itu juga sekaligus memberikan pesan, untuk masyarakat menjaga pola hidup sehat, dan rajin membersihkan tangan baik menggunakan cairan antiseptic maupun dengan cara mencuci tangan dengan sabun,” kata Walikota disela-sela kegiatan pembagian hand sanitizer di jalan Pemuda, Baru-baru ini.

Tak kurang dari 1.500 botol hand sanitizer habis dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang melintas di depan Balai Kota Semarang. Hendi selaku Wali Kota Semarang turun langsung bersama puluhan pegawai di Pemerintah Kota Semarang untuk membagikan cairan antiseptik tersebut.

“Ada 1.500 hand sanitizer yang siang ini dibagikan, sebagai pesan kepada masyarakat bahwa barangya itu ada. Jangan bicara kosong kosong terus, ini kepolisian terus pantau beberapa wilayah yang coba menimbun, sudah ditangkap,” ungkapnya.

Sementara itu Hendi juga menyebutkan meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk membeli hand sanitizer sebanyak-banyaknya untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Saya tekankan kepada DKK untuk beli sebanyak – banyak, bagikan kepada masyarakat, supaya masyarakat tidak resah dan galau. Fokus kami hari ini adalah melibatkan masyarakat, kami paham hari ini sebagian masyarakat sedang panik, tapi kami ajak kelompok masyarakat untuk bergerak bersama memerangi COVID-19, yaitu dengan ikut menyemprot area – area publik dengan disinfektan,” himbaunya.

Di sisi lain Hendi mengingatkan jika yang terpenting sebenarnya menjaga kondisi tangan tetap bersih, sehingga meskipun tidak ada hand sanitzer bisa mencuci tangan dengan sabun.

“Yang paling penting tangan ini harus bersih, misalnya yang biasa naik bus sambik pegangan, setelah itu langsung pakai hand sanitizer, atau bisa juga ke wastafel terdekat untuk mencuci tangan. Rencana saya produk yang kami punya, apakah itu masker, hand sanitzer, disinfektan, atau sabun akan kita bagikan kepada masyarakat,” tutupnya. (JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *