Satpol PP Kota Semarang Berhasil Bongkar Pasar Kemijen

Petugas Satpol PP Kota Semarang melakukan penertiban terhadap pedagang Pasar Kemijen, Kaligawe, Semarang, Senin (17/2). (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang melakukan penertiban terhadap pedagang Pasar Kemijen, Senin (17/2/2020). Penertiban dilakukan terhadap para pedagang yang masih bertahan di Jembatan Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) Kaligawe Semarang.

Kasatpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, penertiban diperioritaskan pada pedagang yang menggelar lapak di jembatan karena akan dibongkar oleh BBWS terkait dengan proyek normalisasi Banjir Kanal Timur.

“Jembatan nantinya akan dibongkar karena berkaitan dengan normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur,” katanya.

Sementara para pedagang yang ada di sebantaran sungai gang masuk Sedompyong bersedia akan membongkar sendiri.

“Para pedagang akan membongkar sendiri, tapi kalau tidak sesuai dengan janjinya, kita akan bongkar,” tegasnya.

Pembongkaran Pasar Kemijen, lanjut Fajar, sebagai salah satu upaya untuk menindaklanjuti penertiban sebelumnya yang sempat tertunda.

“Tanggal 3 Januari lalu kita tertibkan, karena ada hambatan dari salah satu Organisasi Masyarakat. Dan saat itu juga, diambil kesepatakan bahwa pembongkaran dilakukan pada hari ini, ya kita bongkar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Fajar mengungkapkan, bahwa dalam proses penertiban tidak ada Ormas yang menolak, melainkan hanya meminta perpanjangan waktu.

“Tidak menolak, tapi pedagang melalui Ormas itu meminta waktu lagi hingga sampai lebaran. Tapi karena ada kesepakatan, kami melakukan penertiban sesuai prosedur maka hari ini kami bongkar,” tegasnya.

Sementara itu perwakilan ormas, Setyawan menegaskan akan mendukung program pemerintah demi kebaikan Kota Semarang.

“Tapi kami meminta kepada Pemkot Semarang untuk menyiapkan tempat relokasi, jangam sampai ada pedagang yang tidak mendapatkan tempat untuk jualan,” ujar Setyawan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, penertiban pasar Kemijen berlangsung aman, tertib dan tanpa ada masalah. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkot Semarang yang melakukan penertiban berjalan dengan baik, tidak melanggar norma-norma kemanusiaan.

“Selanjutnya kita akan melakukan pengawasan terhadap jalannya relokasi pedagang ke Pasar Rejomulyo, apakah sudah sesuai dengan yang ditetapkan Pemkot Semarang atau tidak,” tambahnya.

Sementara itu, saat dilakukan penertiban sempat terjadi bersitegang dengan salah satu Ormas yang meminta pembongkaran pasar Kemijen diundur hingga lebaran, namun Satpol PP tetap pada keputusannya.

Satpol PP yang dipimpin langsung Kasat Pol Fajar Purwoto ini tetap membongkar lapak-lapak dan kios pedagang yang berdiri di jembatan dan bahu jalan. Satu persatu lapak dan peralatan pedagang diangkut ke dalam truk Satpol PP. Tidak ada perlawanan baik dari ormas Pemuda Pancasila maupun pedagang.

Pembongkaran juga melibatkan Polrestabes Semarang, Kodim 0733/BS Semarang, Koramil, Polsek Semarang Timur, Dinas Perdagangan, Camat Semarang Timur dan Lurah. (JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *