Tinjau IPA Kaligarang, Komisi B Dorong Keluhan Pelanggan PDAM Cepat Teratasi

Komisi B DPRD Kota Semarang saat melakukan tinjauan di IPA Kaligara, Senin (10/2/2020). (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Komisi B DPRD Kota Semarang melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kaligarang yang berada di Jalan Kelud Raya, Senin (10/2/2020).

Kunjungan lapangan yang dipimpin Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Joko Susilo tersebut, sebagai bentuk tindak lanjut terkait dengan keluhan pelanggan yang seringkali air tidak mengalir ketika ada gangguan listrik PLN.

Seperti diketahui jika ada pemadaman listrik bergilir praktis  IPA Kaligarang berhenti produksi karena air tidak bisa naik ke kolam penjernihan. Seringkali pemadaman listrik ini berlangsung cukup lama, mulai dari jam 09.00 hingga 16.00. Tentu saja hal ini mengganggu pelayanan PDAM Kota Semarang pada ribuan pelanggan.

“Sumber air baku IPA Kaligarang berasal dari Sungai Kaligarang, jika listrik mati karena ada pemadaman listrik praktis produksi air bersih terhenti sehingga aliran air ke pelanggan menjadi terganggu,” ujar Joko Susilo.

Komisi B DPRD Kota Semarang ingin agar ada solusi untuk mengatasi pemadaman bergilir yang dilakukan oleh PLN.

“Memang PLN memberi tahu beberapa hari sebelumnya, sehingga PDAM bisa menyampaikan informasi ke pelanggan akan adanya gangguan air, namun hal ini jangan dibiarkan terus harus ada solusi, jadi ketika listrik mati proses produksi air bersih tetap berjalan,”katanya. Salah satunya dengan menyediakan  sumber energi lain diluar PLN.

Seperti sollar sell atau menjadi pelanggan premium PLN sehingga ketika ada pemadaman bergilir, aliran listrik tetap bisa jalan. Semula ada usulan menggunakan tenaga diesel, namun karena kebutuhan energi yang besar, tentu tidak bisa dipenuhi dengan genset. Semangat Komisi B, menurut Joko Susilo adalah ingin agar pelayanan pada pelanggan tidka terganggu kendati ada gangguan PLN.

Apalagi saat ini pelayanan PDAM Tirta Moedal Kota Semarang sudah semakin baik seiring dengan langkah-langkah strategis Walikota Semarang bersama jajaran direksi PDAM. “Laporan gangguan air semakin berkurang, memang masih ada yang masuk,  namun penanganan yang dilakukan PDAM cukup cepat sehingga bisa diselesaikan,” tambahnya. (JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *