52 Pasar Tradisional di Kota Semarang Akan Diterapkan E-Retribusi

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman. (doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, untuk meningkatkan pendapatan dari retribusi pasar tradisional, pihaknya akan menerapkan system elektronik retribusi (e-retribusi) di tahun 2020 ini.

“Anggaran untuk melaksanakan system e-retribusi sebesar Rp 4 miliar. Dan akan diterapkan di 52 pasar tradisional yang ada di Kota Semarang,” katanya.

BACA JUGA  Pemugaran Stadion Citarum Semarang, Gunakan Rumput Sintetis Kelas FIFA

Lebih lanjut, Fravarta mengungkapkan, penerapan sistem e -retribusi di pasar tradisional saat ini baru dilaksanakan di lima pasar. Dan diharapkan dengan penerapan e-retribusi di seluruh pasar tradisional dapat menaikkan pendapatan retribusi pasar.

“Saat ini sudah masuk di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan proses lelang, kalau sudah ada pemenangnya dan barangnya sudah siap, segera akan kita laksanakan,”ujarnya.

BACA JUGA  Gelar Razia, Dishub Temukan Karcis Parkir Palsu

Fravarta menjelaskan adapun lima pasar yang sudah menggunakan e -retribusi  yaitu Pasar Pedurungan, Jatingaleh, Sampangan, Rasamala dan Bangetayu. Nantinya, akan dilaksanakan di semua pasar yang ada, serta dibeberapa lokasi yaitu shelter-shelter resmi PKL.

“Harapannya dengan adanya sistem e -retribusi tersebut penarikan retribusi kepada pedagang akan lebih tertata lagi. Karena, juru pungut tidak lagi secara manual menarik saat pedagang berjualan. Tapi, jika pedagang tidak bertemu dengan juru pungut, maka secara otomatis, sudah terakumulasi dengan menggunakan alat tapping,”imbuhnya. (JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *