Gelar Operasi Pekat, Satpol PP Kota Semarang Amankan 23 PSK Dan 3 Waria

Petugas tengah mendata puluhan PSK yang terjaring oleh Satpol PP Kota Semarang.(doc)

SEMARANG, Jagaberita.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang menggelar razia Pekerja Seks Komersial (PSK) di beberapa lokasi di Kota Semarang, Senin (20/1/2020) malam. Setidaknya dalam razia tersebut, sebanyak 23 PSK dan 3 Waria terjaring operasi dan langsung di amankan oleh petugas Satpol PP.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, mereka yang terjaring razia akan langsung di kirim ke panti Resosialisasi Wanita Wanodyatama Surakarta untuk dilakukan pembinaan.

BACA JUGA  Mbak Ita Apresiasi Warga Trimulyo, Manfaatkan Lahan Rawa Untuk Urban Farming

“”Operasi ini bertujuan untuk membersihkan Kota Semarang dari penyakit masyarakat sekaligus untuk menegakkan perda perihal prostitusi,” katanya.

Lebih lanjut Fajar menyatakan, operasi PSK akan terus digelar secara rutin untuk mencegah beredarnya PSK di jalanan yang nantinya akan meresahkan masyarakat.

“Dua lokalisasi di Kota Semarang telah ditutup. Maka untuk mencegah para PSK ke jalanan, Satpol PP Kota Semarang akan terus menggelar operasi,” ungkapnya.

BACA JUGA  Sembuh dari Covid-19, Ini Pengalaman Fajar Purwoto Selama Dikarantina

Fajar juga mengatakan, operasi PSK secara rutin digelar sebagai bentuk komitmen Pemkot Semarang dalam mewujudkan Ibu Kota Jawa Tengah bebas prostitusi.

“Pola bergerak bersama yang digagas Wali Kota Semarang telah berhasil dan memperoleh berbagai macam penghargaan baik dari pemerintah pusat, akademisi maupun dari negara lain. Maka untuk menjaganya kita harus turut bergerak dibidang masing-masing,”

Untuk diketahui, sebanyak 23 PSK dan 3 Waria yang terjaring operasi Satpol PP Kota Semarang saat mangkal di Jalan Imam Bonjol, kawasan Jembatan Mberok, Kota Lama, Jalan Siliwangi dan Tanggul Indah. (JB/Arf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *