Gubernur Jateng Rayakan Pergantian Tahun Bareng Anak Yatim dan Lansia

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat Berkunjung di Wisma Lansia Maria Martha grogol Baru, tepat di Malam Perayaan Tahun Baru 2020. (doc)

SALATIGA, Jagaberita.com – Malam pergantian tahun dirayakan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dengan cara sederhana. Alih-alih menggelar pesta, Ganjar justru mengajak jajarannya berbagi kebahagiaan dengan anak yatim piatu, para lansia dan santri pondok pesantren.

Ada empat titik yang disambangi Ganjar dalam rangka merayakan malam pergantian tahun, Selasa (31/12) malam, yakni Panti Asuhan Darul Hadlonah Blotongan, Panti Asuhan Bhakti Luhur Tegalrejo, Wisma Lansia Maria Martha grogol Baru, dan Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam (PPTI) Alfalah Ngemplak Sidomukti. Di tempat-tempat itu, Ganjar juga memberikan bantuan berupa yang tunai dari BAZNAS, beras dan sepeda motor.

Kedatangan Ganjar disambut dengan penuh suka cita. Bahkan demi Ganjar, oma-oma di Wisma Lansia Maria Martha rela menunda tidur hingga larut malam.

“Bapak malam banget datangnya, saya sudah ngantuk. Biasanya tidur jam 7 malam, demi bapak saya rela tidur sampai selarut ini,” kata Ani Kurniati,84, salah satu penghuni Wisma Lansia Salatiga.

Bukan Ganjar namanya kalau tidak usil. Ia kemudian bertingkah lucu dan bercanda sehingga membuat Oma-Oma itu tertawa terbahak-bahak. Akhirnya, kantuk pun hilang.

“Bapak lucu, sekarang saya jadi nggak ngantuk lagi. Terimakasih sudah menghibur kami di malam pergantian tahun ini,” timpal Oma Aswiko,87.

Saking senangnya, Aswiko langsung meraih tangan Ganjar untuk dipijat. Sambil bernyanyi  lagu Mandirin, Aswiko memijat lengan hingga pundak Gubernur berambut putih itu.

“Enak sekali pijitannya mbah, suaranya juga merdu,” puji Ganjar.

“Jangan panggil mbah dong, panggil Oma saja,” jawab Aswiko disambut tawa Ganjar dan lainnya.

Meski sederhana, namun cara Ganjar merayakan malam pergantian tahun itu memberikan kesan mendalam. Ada doa dan harapan dari para lansia, anak yatim dan santri pondok pesantren yang dikunjunginya.

“Kami mendoakan supaya pak Ganjar selalu sehat, Jawa Tengah maju dan Indonesia menjadi negara besar,” kata Pengasuh Panti Asuhan Darul Hadlonah Salatiga, Miftahuddin.

“Kami sangat bahagia. Kami bersyukur dan berterimakasih pak Ganjar mau berbagi kebahagiaan dengan kami. Pak ganjar sangat perhatian pada masyarakat yang kurang beruntung. Beliau sangat sederhana dan merakyat,” timpal Jenny Bahe, pengurus panti asuhan Bhakti Luhur.

Ganjar sendiri mengatakan sengaja mengunjungi sejumlah lokasi itu di malam pergantian tahun. Menurutnya, hal itu lebih menarik dan bermanfaat.

“Tahun lalu saya bersama pak Wagub juga berkeliling ke tempat-tempat semacam ini. Kami akan tradisikan tiap tahun untuk berkeliling ke banyak tempat,” kata dia.

Disinggung resolusi yang akan dilakukan di Jawa Tengah tahun 2020, Ganjar mengatakan akan tetap mempertahankan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“2019 adalah cermin. Beberapa peristiwa dan kejadian kita potret dan evaluasi. Yang baik akan kami lanjutkan, yang tidak baik kami tinggalkan dan yang kurang baik kami perbaiki di tahun 2020,” pungkasnya. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *