BPR Bank Pasar Kota Semarang Akan Buka Cabang di Pasar Tradisional

Dirut PD BPR Bank Pasar Kota Semarang, Agus Puji K. (Arif Nugroho)

SEMARANG, Jagaberita.com – Dirut PD BPR Bank Pasar Kota Semarang, Agus Puji K mengatakan, pihaknya optimis dapat meningkatkan kinerja untuk menambah PAD Kota Semarang di tahun 2020.

“Saat ini status Bank Pasar sudah berubah menjadi Perumda. Dimana berdasarkan UU Nomor 23/2014 tentang pemerintah daerah, status badan hukum Perusda yang didirikan berdasarkan UU No 5/1962 harus diganti. Dalam waktu dekat juga akan mulai membuka beberapa kantor kas di Pasar Tradisional,” Kamis (7/11/2019)

Dengan begitu, Perusda Bank Pasar Kota Semarang harus diubah menjadi perusahaan umum daerah (Perumda). Tentunya dengan berubahnya menjadi Perumda, akan berdampak kepada pembangunan daerah khususnya dalam hal peningkatan peran BUMD.

Dengan demikian, lanjut Agus, pelayanan dan kemanfaatan Perumda Bank Pasar Kota Semarang dalam penambahan PAD akan lebih ditingkatkan. “Karena skup kita sekarang lebih besar dan lebar. Karena kondisi dulu Perusda kita mau buka cabang juga dibatasi,” ujarnya.

Berubahnya menjadi Perumda, tentunya memiliki efek yang positif. Dimana Perumda Bank Pasar sudah diperbolehkan untuk membuka lebih dari 20 cabang. Bahkan bisa melakukan ekspansi sampai ke luar Jawa Tengah.

“Kita tidak menghilangkan pelayanan ke publik. Karena dari pemkot sendiri, kita sebagai Bank BPR milik Pemkot Semarang bisa mengapresiasi dan mensejahterakan program dari Pemkot Semarang berupa kredit Wibawa,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Perkeonomian Pemkot Semarang, Moch Imron mengatakan perubahan status tersebut juga merupakan tuntutan sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 54/2017 tentang BUMD.

“Dimana itu ada beberapa aturan yang harus disesuaikan. Misalnya PDAM sekarang menjadi Perumda, Bank Pasar juga,” ujar Imron. Dikatakannya, meski berubah secara nomenklatur sebenarnya tidak jauh berbeda.

Terkait dengan aset dan kepegawaian, tetap menyesuaikan dengan kondisi yang ada saat ini. “Dengan perubahan menjadi perumda, ekspansi pelayanan yang bisa dilakukan oleh bank pasar akan menjadi lebih luas. Nanti bisa memberikan pinjaman modal untuk para pemilik usaha UMKM,” imbuhnya. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *