Kejari Kota Semarang Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Tindak Pidana

Pemusnahan Barang Bukti Hasil Sitaan Tindak Pidana oleh Kejari Kota Semarang, Rabu (9/10/2019). Foto : Arif Nugroho

SEMARANG, Jagaberita.com – Ratusan barang bukti perkara yang telah berkekuatam hukum telah dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang. Pemusnahan sendiri dengan cara  dibakar dan digilas menggunakan alat berat di depan halaman Kantor Kejari Semarang pada Rabu (9/10/2019).

Kepala Kejari Semarang, Dwi Samudji mengatakan barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 245 perkara tindak pidana umum (Pidum) dan 3 perkara tindak pidana khusus (Pidsus). Perkara tersebut telah menjalani persidangan.

Selain itu, barang bukti tersebut merupakan hasil sitaan tindak pidana sejak April 2019 lalu. Rata-rata barang sitaan tersebut berasal dari tindak pidana narkoba di Kota Semarang.

“Dari jumlah perkara di Semarang, hampir 70 persen perkara narkoba. Barang bukti paling banyak yang dimusnahkan berupa obat-obatan,” sebutnya.

Barang bukti yang dimusnahkan, lanjut Dwi berupa sabu 279 paket, ganja 3 paket, pil berlogo Y 648 butir, pil berlogo X 515 butir, pil berlogo MF 149 butir, pil berlogo LL 3.602 butir, trihexipenidhil 2.034 butir, dextro 3.235 butir, lexzepam 80 butir, heximer 180 butir, jamu berbagai merk 97 dus, dan rokok tanpa cukai 626.000 batang.

Dilanjutkan pemusnahan barang bukti prasarana tindak pidana berupa handphone 182 buah, printer 1 buah, dan laptop 1 buah.

“Semua yang sudah putusan Pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang harus kita laksanakan. Ini pertanggungjawaban kita kepada masyarakat, bahwa semua barang yang berdasar putusan harus dimusnahkan,” tandasnya. (JB/Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *