Dewan Apresiasi Kinerja Pemkot Semarang dalam Pelaksanaan RPJMD 2016-2021

Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman. (Doc.)

SEMARANG, Jagaberita.com– DPRD Kota Semarang memberi apresiasi terhadap kinerja Pemkot dalam melaksanakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Tahun 2016-2021. Hal didasari oleh kenyataan bahwa pembangunan di Kota Semarang sudah berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Demikian disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Semarang Kadarlusman, SE dalam talkshow spesial dengan tema ‘Menuntaskan RPJMD Semarang Hebat’ yang dilaksanakan di lobi Hotel Gets Jalan MT Haryono Semarang, Jumat (4/10).

Selain Kadarlusman, hadir pula sebagai narasumber Sekretaris Daerah Kota Semarang, Ir. Iswar Aminudin serta Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Universitas Diponegoro, R. Slamet Santoso.

Menurut Kadarlusman, Walikota dan Wakil Walikota Semarang sudah berhasil dalam menuntaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Semarang Tahun 2016-2021. “Hal ini bisa dilihat dari realisasi program-program yang sudah dicanangkan dalam RPJMD,” ujar Kadarlusman SE.

Dia mencontohkan pembangunan Kampung Bahari di Tambaklorok, normalisasi Kali Banjir Kanal Timur hingga pembangunan kembali Pasar Johar yang pernah terbakar beberapa waktu lalu.  “Selain itu masih ada juga program lain yang sudah dilaksanakan khususnya dibidang infrastruktur,” katanya.

Meski demikian Kadarlusman melihat ada sejumlah persoalan yang juga harus dituntaskan disisa waktu masa jabatan  walikota-wakil walikota Semarang ini. Salah satunya adalah kemacetan lalulintas. Menurut politisi PDI Perjuangan ini, kemacetan menjadi PR yang harus segera dituntaskan.

“Saat ini beberapa titik lalulintas di Kota Semarang sering mengalami kemacetan, saya kita ini persoalan serius yang harus segera dicarikan solusinya,” katanya.

Selain itu adalah upaya penuntasan kemiskinan yang sudah banyak dilakukan oleh jajaran pemkot. Menurut Kadarlusman, infrastruktur atau penuntasan kemiskinan, merupakan hal yang sangat penting sehingga harus diprioritaskan.

“Keduanya merupakan hal yang penting, akses masyarakat ditingkatkan agar ekonomi juga meningkat sehingga semua mudah dijangkau dan efisiensi waktu, maka dari itu harus seimbang antara keduanya,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminudin mengatakan kebutuhan masyarakat yang meningkat membuat pembangunan infrastruktur menjadi permintaan utama.

“Masyarakat semakin dinamis tentu membutuhkan infrastruktur yang memadai, ini yang akan kami tingkatkan, demikian juga upaya mengatasi banjir dan rob,” ujar Sekda Kota Semarang.

Dia menjelaskan, seiring dengan peningkatan infrastruktur yang dilakukan ini akan mendongkrak perputaran sosial ekonomi.

Dengan demikian diharapkan upaya penuntasan kemiskinan bisa dilaksanakan dengan baik. Staf pengajar FISIP Universitas Diponegoro Slamet Santoso menambahkan masyarakat jangan terlena terlalu lama, dengan semakin baiknya infrastruktur yang saat ini pembangunannya dilakukan secara masif.

“Kita harus bersiap karena mulai tahun depan sampai lima tahun kedepan infrastruktur bukan lagi yang utama, tetapi peningkatan Sumber Daya Manusia atau SDM yang harus lebih diperhatikan, maka dari itu sinergitas antar seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan,” ujar Slamet. (JB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *