Lewat Museum Go To Campus, Ajak Generasi Millenial Paham Akan Budaya

Beberapa mahasiswi melihat koleksi museum di FIB Undip, Senin (26/8/2019).

SEMARANG, Jagaberita.com – Melalui program Museum Go To Campus yang di selenggarakan Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama dengan sejumlah instansi, berguna untuk mengajak generasi milenial untuk mengetahui keberagaman budaya serta kebhinekaan Indonesia.

Fitra Arda Ambas, Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendikbud menjelaskan bahwa melalui program tersebut, pihaknya menyediakan pameran berbagai koleksi museum. Lewat pameran diharapkan generasi milenial dapat memetik banyak budaya dan cerita guna menuju negara yang maju. 

“Di museum juga terdapat berbagai koleksi yang mencerminkan bagaimana kebhinnekaan bukan sesuatu yang salah bahkan para pendahulu mereka hidup damai satu sama lain meskipun berbeda-beda,” katanya saat ditemui di Fakultas Ilmu dan Budaya (FIB) Undip Semarang, Senin (26/8/2019).

BACA JUGA  Save KPK, Unwahas Gelar Musikalisasi Puisi

Ia memberi contoh seperti bangunan Candi Prambanan dan Candi Sewu semua berbeda tapi hidup berdampingan. Menurutnya itu menandakan kehidupan yang saling berdampingan akan membawa kepada kemajuan bangsa.

Selain itu, melalui museum generasi millenial dapat pula melihat berbagai peradaban yang terjadi, sehingga bisa untuk menangkal pemahaman keliru atau hoax. 

“Dengan melihat musemu orang akan semakin paham dan informasi yang ada juga tidak hoax karena sudah melalui berbagai penelitian,” ungkapyan

Saat ini, imbuh Fitri, pihaknya terus melakukan penyempurnaan museum di tanah air agar, kesan museum yang kumuh dan membosankan bisa hilang. 

BACA JUGA  Menata Nasionalisme Dari Pementasan Penjual Bendera

“Kunjungan musim sebenarnya ada peningkatan, namun belum merata, melalui program seperti ini dapat semoga meningkatkan kunjungan. Dan museum yang masih standar bisa membuka ruang publik yang mengakomodir kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Dekan FIB Undip, Nurhayati mengemukakan, program museum go to campus tersebut diharapkan  dapat meningkatkan kesadaran kolektif generasi muda baik yang masih sekolah dasar hingga mahasiswa, bahwa negara dibangun melalui Kebinekan, dan bukti tersebut jejaknya terdapat di museum.

“Melalui berbagai jejak di museum tersebut semoga semakin menambah kuat rasa kecintaan terhadap NKRI dan kesadaran mereka merawatnya semakin nyata,” tandasnya. 

Untuk diketahui, gelaranMuseum Go To Campus diadakan di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro Semarang, pada hari ini Senin 26 hingga 30 Agustus 2019 mendatang. Turut diikuti 14 instansi yang menampilkan beragam koleksi yang bisa disaksikan siswa Sekolah Dasar hingga mahasiswa. (JB/Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *